Pendidikan Anak di Indonesia

Pendidikan merupakan jembatan bagi seorang anak untuk mencari kemampuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depannya. Pendidikan merupakan kegiatan pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya baik melalui proses pengajaran, penelitian, maupun pelatihan.

pendidikan-anak-di-indonesia

Pendidikan biasanya dilakukan melalui bimbingan dari orang-orang yang sudah mengetahui/mahir kepada yang mau belajar. Selain itu, pendidikan juga bisa didapatkan secara otodidak, baik melalui proses membaca buku, melihat video pembelajaran, maupun dari proses uji coba sendiri.

Dalam dunia pendidikan formal, pendidikan anak dibagi menjadi beberapa tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah, serta perguruan tinggi/universitas. Tahap prasekolah terkadang dibedakan lagi, umur 3 tahun sampai 4 tahun masuk kelompok bermain, setelah itu umur 5 sampai 6 tahun masuk taman kanak-kanak.

Tahap pendidikan dasar di Indonesia sebenarnya selama 9 tahun, di mulai dari sekolah dasar selama 6 tahun dan dilanjutkan dengan sekolah menengah pertama selama 3 tahun. Baru setelah itu masuk tahap pendidikan menengah selama 3 tahun sebelum masuk ke akademi ataupun perguruan tinggi.

Di tiap tahap pendidikan pun, terdapat banyak pilihan lembaga pendidikan, mulai dari tahap prasekolah, terdapat Kelompok Belajar (KB) untuk anak usia 3 tahun (terkadang ada yang dari 2 tahun ) sampai 4 tahun. Lalu ada Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudatul Athfal (RA). Raudatul Athfal setara dengan Taman Kanak-kanak, tetapi pengelolaannya di bawah Kementerian Agama.

Pada tahap pendidikan dasar, terdapat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah pada jenjang pendidikan formal. Juga terdapat Paket A sebagai bagian dari pendidikan non formal (luar sekolah) dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) bagi anak-anak yang memiliki kelainan alias disabilitas.

Pada tahap pendidikan dasar selanjutnya terdapat Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah pada jenjang pendidikan formal. Selain itu juga terdapat Sekolah Menengah Pertama Terbuka dan Paket B yang termasuk dalam jenjang pendidikan non formal. Serta tentu saja ada juga Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa untuk penyandang cacat atau disabilitas.

Pada tahap pendidikan menengah, terdapat Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan pada jenjang pendidikan formal. Selain itu, juga terdapat Paket C yang termasuk jenjang pendidikan non formal.

Sedangkan di tingkat akademi dan universitas, berkembang berbagai jurusan dengan berbagai disiplin ilmu yang ditawarkan. Mulai dari akademi dan universitas negeri sampai akademi dan universitas yang dikelola oleh masyarakat, sudah mulai banyak terdapat di kota-kota besar di seluruh wilayah Indonesia.

Ada lagi jenis pendidikan yang dipilih oleh sebagian kecil masyarakat, yaitu home schooling ataupun pendidikan di pesantren yang tidak memberikan ijazah per jenjang pendidikan. Pendidikan anak merupakan suatu yang sangat penting sebagai bekal anak di masa depannya. Pilihlah dengan bijak lembaga pendidikan yang akan mendidik anak-anak kita.