Rumah Sakit dan Aturannya

Di dalam Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, yang dimaksud dengan sarana kesehatan adalah suatu alat dan/atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, kuratif, preventif maupun rehabilitasi yang dilakukan pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat. Sedangkan di dalam Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit menyatakan Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karakteristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

rumah-sakit-dan-aturannya.jpg

Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Gawat darurat yang dimaksud adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan lebih lanjut.

Menurut pasal 4 Undang-Undang nomor 44 tahun 2009, rumah sakit mempunyai tugas memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna. Untuk menjalankan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 4, di pasal 5 Undang-Undang nomor 44 tahun 2009 dijelaskan fungsi rumah sakit yaitu.

  1. penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit
  2. pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui pelayanan kesehatan yang paripurna tingkat kedua dan ketiga sesuai kebutuhan medis
  3. penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia dalam rangka peningkatan kemampuan dalam pemberian pelayanan kesehatan
  4. penyelenggaraan penelitian dan pengembangan serta penapisan teknologi bidang kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan etika ilmu pengetahuan bidang kesehatan

Upaya kesehatan yang bersifat kuratif dan rehabilitatif dapat diperoleh melalui rumah sakit yang juga berfungsi sebagai penyedia pelayanan kesehatan rujukan (Kemenkes, 2013). Rumah Sakit dikelompokkan berdasarkan kepemilikan, yaitu rumah sakit publik dan rumah sakit privat (Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 147/Menkes/PER/I/2010 tentang Perizinan Rumah Sakit). Rumah Sakit Publik adalah rumah sakit yang dikelola pemerintah, pemerintah daerah, dan badan hukum yang bersifat nirlaba. Sedangkan apabila rumah sakit dikelola oleh badan hukum dengan tujuan profit yang berbentuk perseroan terbatas atau perseroan, maka rumah sakit ini disebut rumah sakit privat.

rumah sakit Jakarta yang telah beroperasi selama lebih dari 60 tahun memberikan 11 layanan utama, diantaranya Unit Gawat Darurat, Rawat Jalan, Rawat Inap, Bedah, Hemodialisa, Fisioterapi, Radiologi, MRI, Farmasi, Laboratorium, dan Medical Check Up (MCU). Selain itu juga dilengkapi fasilitas klinik kulit dan klinik akupunktur.