Suka Membaca Membuat Panjang Umur

Disebutkan dalam jurnal Social Science & Medicine pada sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal tersebut, orang yang suka membaca alias kutu buku memiliki peluang hidup lebih lama dibanding orang yang tidak suka membaca. Apa penyebabnya?

suka-membaca-membuat-panjang-umur.jpg

Penelitian yang dilakukan melibatkan 3.635 orang partisipan dilakukan di Yale University, demikian diberitakan laman New York Times, Kamis (4/8). Metode yang dipakai adalah pembagian kelompok. Setiap kelompok beranggotakan 50 orang. Setiap orang harus menjawab pertanyaan yang diberikan, tentunya terkait dengan kegiatan membaca.

Dari hasil jawaban pertanyaan tersebut, para ilmuwan membagi responden menjadi kelompok orang yang suka membaca dengan durasi 3.5 jam per pekan, suka membaca dengan durasi lebih dari 3.5 jam per pekan, dan kelompok orang yang tidak suka membaca.

Dari hasil pengelompokan tersebut, para ilmuwan menyimpulkan bahwa responden yang termasuk ke dalam kelompok gemar membaca mayoritas adalah wanita yang punya berpenghasilan tinggi dan juga berpendidikan tinggi.

Jenis kelamin, tingkat penghasilan, dan juga tingkat pendidikan, ketiga faktor inilah yang memainkan peran penting dalam kesimpulan hasil studi tersebut.

Ilmuwan juga melihat faktor lain seperti ras, usia, kondisi kesehatan, jenis pekerjaan, dan juga status perkawian para partisipan selain ketiga faktor utama.

Secara rata-rata, para pecinta buku mempunyai kemungkinan hidup lebih lama dua tahun dibanding kelompok yang tak suka buku, demikian menurut para ilmuwan.

“Mereka yang menyempatkan minimal setengah jam untuk membaca buku memiliki peluang untuk hidup lebih lama,” ungkap profesor epidemiologi di Yale University, Becca R. Levy.