Mengenal Beras Merah, Makanan Sehat untuk Diet

Beras merah merupakan beras yang tidak digiling atau setengah digiling. Beras merah dikatakan juga beras berbutir utuh. Rasa beras merah memiliki sedikit rasa kacang dan lebih kenyal dari pada beras putih.

Beras merah maupun beras putih sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang mencolok, kecuali warnanya yang memang jauh berbeda. Perbedaan mendasar ada pada proses penggilingan dan kandungan nutrisinya. Beras merah diperoleh dengan mengupas bagian lapisan terluar dari biji padi. Apabila lapisan di dalam atau kulit padi ini kembali dikupas, maka hasilnya adalah beras putih.

Pada saat proses penggilingan atau pengupasan ini, beberapa jenis vitamin dan mineral akan hilang seiring proses penggilingan terjadi. Beberapa nutrisi yang menghilang seiring proses penggilingan ini diantaranya vitamin B1, B3, dan besi. Untuk mencukupi kembali vitamin dan mineral yang hilang ini, terkadang produsen beras putih akan menambahkan vitamin dan mineral ke dalam beras putih dan diberi label diperkaya (enriched). Sedangkan pada beras merah, mineral yang tidak perlu ditambahkan adalah magnesium.

Berikut beberapa kandungan nutrisi dan manfaat beras merah.

  1. Mengandung lebih banyak magnesium
    Satu mangkuk (195 gr) beras merah masak mengandung 84 mg magnesium, sedangkan beras putih dalam jumlah yang sama hanya mengandung 19 mg magnesium
  2. Kaya akan asam lemak dan fiber
    Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kandungan minyak pada lapisan kulit dalam padi dapat membantu menurunkan kolesterol LDL. Pada beras merah, karena lapisan kulit dalam masih ada, sehingga masih mengandung lapisan fiber dan selulosa tempat minyak tersebut berada. Sedangkan pada beras putih, lapisan kulit padi bagian dalam ikut dikupas, sehingga minyak yang terdapat pada lapisan kulit dalam padi ini tidak ada lagi
  3. Mencegah terjadinya sembelit
    Kandungan fiber yang tinggi pada beras merah berfungsi melancarkan percernaan sehingga mencegah terjadinya sembelit.
  4. Makanan yang cocok untuk diet
    Beras merah untuk diet karena mengandung fiber yang tinggi sehingga membuat kita lebih cepat kenyang dan tidak mudah lapar.
  5. Kaya akan asam amino
    Salah satu cara memasak beras merah yang dianjurkan adalah dengan teknik Gamma-aminobutyric acid (GABA). Caranya adalah dengan merendah beras merah terlebih dahulu di dalam air hangat sekitar suhu 30 derajat celcius selama 20 jam sebelum dimasak. Proses ini akan merangsang pertumbuhan kecambah yang akan mengaktifkan berbagai macam enzim di dalam beras merah. Cara memasak seperti ini akan diperoleh kandunga asam amino yang lengkap. Karena cara memasak seperti ini, beras merah sangat cocok bagi para binaragawan yang sangat membutuhkan asam amino untuk perkembangan ototnya dan sebagai pengganti beras putih.

Demikian sekilas tentang beras merah yang bisa dipakai sebagai salah satu bahan makanan saat diet. Berani mencoba?

Hasil pencarian terbanyak:

  • mengenal beras merah (1)